Archive for July, 2008

LeBron Fit untuk Hadapi Turki

Tuesday, July 29th, 2008

       

 

       
            

15251large

Kobe Anggap Olimpiade Lebih Bergengsi dari NBA

MACAU - Tanah Tiongkok menunjukkan tanda-tanda
bersahabat untuk tim bola basket Amerika Serikat. Sejak melakoni
latihan perdana di Macau pada Senin lalu (28/7), bintang LeBron James
mulai pulih dan bergabung dalam sesi latihan Team USA. Kemarin (29/7)
bintang Cleveland Cavaliers itu dinyatakan fit untuk tampil dalam laga
uji coba yang dimulai besok (31/7).

Forward yang di NBA
musim lalu mengemas rata-rata 30 poin per pertandingan itu kemarin
tampak benar-benar bugar. Jika dalam sesi latihan sehari sebelumnya
masih menggunakan pelindung engkel kaki kanan, kemarin dia sudah tidak
memakainya.

"Saya akan bermain di Macau dan Shanghai untuk
mempersiapkan diri saya menuju Beijing. Meski demikian, tak apa jika
pelatih melihat menit bermain saya lebih dahulu," tutur LeBron.

Di Macau, sparring partner pertama
Tim USA adalah Turki yang akan dihadapi besok. Sehari berikutnya,
mereka menghadapi Lithuania. Di Shanghai, mereka akan melakukan uji
coba melawan Rusia (3/8) dan Australia (5/8).

Kepulihan LeBron
itu tidak membuat pelatih Team USA Mike Krzyzewski besar kepala.
Menurut dia, tebaran bintang NBA di timnya bukan jaminan untuk meraih
emas Olimpiade.

"Kami belum meraih apa pun," ungkap Krzyzewski.

Peringatan
Krzyzewski itu bukan tanpa alasan. Team USA sudah puasa meraih medali
emas di Olimpiade Sydney 2000. Menurut dia, persaingan bola basket
dunia sudah mencapai tahap lain. Yakni, tidak lagi Amerikasentris meski
mereka memiliki liga basket paling bergengsi di dunia.

"Banyak
tim yang kami hadapi. Beberapa di antaranya memiliki lima pemain yang
seluruhnya bermain di NBA. Bola basket dunia makin menarik dan itu
menjadi tantangan berat bagi kami," tambah Krzyzewski.

Ketatnya
persaingan di Olimpiade itu juga diamini oleh bintang lainnya, Kobe
Bryant. Pemain yang mendapat anugerah MVP (Most Valuable Player) NBA
musim lalu tersebut menyatakan bahwa medali emas Olimpiade lebih
penting daripada gelar di kompetisi NBA. Seperti anggota tim lainnya,
dia meletakkan kepentingan negara di atas kepentingan lainnya.

"Anda berjuang untuk negara Anda, di situ ada tanggung jawab yang lebih besar. Saat bermain di NBA, Anda hanya bermain untuk brand berupa klub," terang Bryant.

"Saat
memakai seragam Team USA, Anda bermain untuk sesuatu yang lebih besar
dari itu. Anda mewakili negara Anda untuk melawan negara lain, mencoba
membuktikan siapa yang lebih baik. Bagi saya, itu memberikan beban
lebih berat," tuturnya kepada AFP.

Dengan banyaknya
pemain bintang, Team USA yang tak mampu meraih prestasi maksimal dalam
delapan tahun terakhir memang sangat memalukan. Untuk itu, tim yang
dipilih Krzyzewski saat ini lebih didasarkan pada kemampuan untuk
bermain sebagai sebuah tim. Kolektivitas dipandang sebagai obat mujarab
untuk menghilangkan dahaga gelar itu.

Salah satu upaya lain
Krzyzewski untuk menyatukan tim adalah dirinya tak memilih kapten tim.
Bagi dia, setiap pemain dalam Team USA memiliki kemampuan sebagai
pemimpin.

Avenged Road to Indonesia

Tuesday, July 8th, 2008

AvengedsevenfoldSepertinya, Indonesia akan kedatangan grup band dari Amerika lagi. Setelah Saosin, kali ini yang bakal konser adalah Avenged Sevenfold.
Grup band asal California, Amerika ini, akan menggelar konser mereka
pada Hari Selasa tanggal 7 Agustus 2007 bertempat di Tennis Indoor
Senayan Jakarta. Konser akan dimulai pada jam 20.00 WIB.

Aliran musik band ini adalah rock maupun metal. Saya juga tidak mengerti dimana perbedaan antara keduanya. Saya juga belum begitu paham perbedaan antara punk, emo, hard rock, dll. Yang penting menurut saya, jika musiknya enak didengar, saya tidak mempermasalahkan aliran musik mana. Enjoy saja !

Band yang dihuni oleh 5 orang ini, konser untuk mempromosikan album
mereka. Saya dengar, album baru mereka tidak akan dijual di Indonesia.
Saya masih belum tahu sebabnya. Mungkin saja, produsen tidak mau ambil
risiko jika penjualan album mereka akan turun saat dijual di Indonesia.
Jadi, bagi anda penggemar musik rock, silahkan hadir pada konser ini.

PON, Semangat kebangkitan nasional

Sunday, July 6th, 2008

20080706jateng11
S
EMARAK, Pembukaan Pekan Olahraga Nasional XVII
2008 Kaltim, di Gelora Utama Palaran, Samarinda, berlangsung semarak
kemarin. PON digelar 5–17 Juli 2008.

SAMARINDA(SINDO) – Pekan Olahraga Nasional (PON)
XVII Kalimantan Timur (Kaltim) resmi dibuka Presiden RI Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) tadi malam.

Bertempat di
Stadion Utama Palaran, Samarinda, SBY yang didampingi Menteri Negara
Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Adhyaksa Dault dan Ketua Umum KONI/-
KOI Pusat Rita Subowo menekankan pentingnya pembinaan berkesinambungan
atlet nasional. Dalam pidatonya, SBY menguraikan hajatan besar
multievent kali memiliki momentum yang pas, yakni bertepatan dengan 100
tahun Kebangkitan Nasional.

Diharapkan pesta
olahraga empat tahunan itu mampu menggelorakan semangat olahraga
Indonesia dan membangkitkan prestasi ke tingkat dunia. ”PON kali ini
disemangati dengan rasa kebangkitan Indonesia, maka kita yakin bisa
menjadi negara yang lebih mandiri,”kata SBY.

PON,
sambung SBY, merupakan salah satu amanah Undang-Undang Sistem
Keolahragaan Nasional dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga agar
dapat membawa citra dan kehormatan bangsa.Namun dalam proses pencapaian
prestasi, perlu pembinaan yang berkesinambungan dan sistematis.

”Prestasi
seorang atlet tidak bisa ditempuh melalui jalan pintas.Karena itu
banyaknya kegiatan yang digelar diiringi dengan pembinaan yang
berkesinambungan merupakan proses untuk meningkatkan prestasi para
atlet yang terus kita lakukan secara sungguh-sungguh,” sambungnya.

SBY
juga mengajak segenap jajaran KONI dan Menegpora untuk lebih
meningkatkan olahraga di tingkat pusat maupun daerah. Karena, pembinaan
daerah tidak saja sebagai upaya meningkatkan prestasi yang dapat
mengharumkan nama Indonesia, tapi juga sebagai sarana perekat persatuan
dan kesatuan bangsa.

Pada PON XVII kali ini,
kontingen asal Sulawesi Barat menjadi kontingen yang paling sedikit
mengirimkan atletnya. Sulawesi Barat hanya mengutus 31 atlet yang turun
di 10 cabang olahraga.Sementara sebagai kontingen tuan rumah,Kaltim
menjadi tim yang paling gemuk dengan membawa 1.417 kekuatan. Sebelum
pembukaan digelar, suasana Bumi Etan Kalimantan seharian diguyur hujan.

Hujan terus turun sejak pukul 09.00 hingga pukul
19.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita) atau mendekati acara pembukaan.
Namun, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme dan motivasi warga
Samarinda untuk menyaksikan sejarah baru di tempat mereka tinggal.
Sejak siang hari mereka berbondong-bondong menuju ke kawasan kompleks
Stadion Utama Palaran.

Ketua Umum PB PON XVII
Kaltim Yurnalis Ngayoh memaparkan, perhelatan PON di Kaltim merupakan
PON yang terbesar dalam jumlah cabang olahraga dan terbanyak dalam
jumlah atlet serta medali yang diperebutkan. Medali emas yang akan
diperebutkan sebanyak 751 keping, perak 751, dan perunggu 956.

”PON
kali ini menjadi sejarah baru dari penyelenggaraan sebelumnya karena
jumlah emas yang diperebutkan lebih banyak dari yang sebelumnya pernah
ada. Melihat kenyataannya masyarakat Kaltim bisa menyaksikan langsung
sejarah baru ini di Bumi Etan Kalimantan,” paparnya.

Sementara
itu, Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo mengatakan, prestasi atlet
Indonesia sudah saatnya bangkit.Indonesia sudah lama terlelap saat
negara lain telah berbicara melalui prestasi gemilang. Kendati
demikian, Rita mengaku bukan pekerjaan mudah membangkitkan prestasi
olahraga Indonesia.

Diperlukan usaha keras agar
prestasi itu muncul tanpa instan.”Kami telah berusaha keras sejauh ini,
tapi pekerjaan itu memang tidak semudah membalikkan telapak tangan,”
ujar Rita kepada SINDO kemarin. Menurutnya,wakil pemerintah itu
menciptakan terobosan baru seperti pemberlakuan ekstrakurikuler di
tingkat pelajar. Penciptaan kompetisi melalui program pelatnas hingga
program Atlet Andalan (PAL) yang digelontorkan Kementerian Pemuda dan
Olahraga.

”Kami berharap semua program yang
telah dijalani sejauh ini akan meningkatkan prestasi atlet Indonesia.
Sebab, kami ingin seluruh atlet mampu berbicara di tingkat
internasional,”ujarnya. Sementara Ketua PB PON Indra Kartasasmita
mengatakan, pembukaan oleh Presiden SBY diharapkan akan membangkitkan
semangat para atlet yang berlaga di Kaltim.

Dia
pun tak mempermasalahkan rumor tuan rumah yang dianggap belum siap
menghadapi multievent ini. ”Peningkatan kualitas atlet pasti terkendala
jika melihat tempat pertandingan yang digelar di enam kota.Namun, kami
bersyukur kekurangan itu dapat ditutupi sejauh ini,” ujarnya. (sidratul
muntaha/edi yuli)